Tuesday, September 3, 2019

Kata Pizza Hut, Ini 3 Pizza Favorit Masyarakat Indonesia

Ilustrasi pizza

- Hidangan kuliner pizza saat ini tak sulit ditemukan. Masyarakat Indonesia bisa menemukan pizza di sejumlah restoran pizza seperti Pizza Hut. Lalu, apa yang menjadi pizza favorit pesanan masyarakat Indonesia?

General Manager Pizza Hut Indonesia, Jeo Sasanto mengatakan masyarakat Indonesia menyukai varian pizza Meat Lover. Meat Lover merupakan kuliner pizza dari Pizza Hut yang berisi topping irisan sosis sapi, daging sapi cincang, burger sapi, sosis ayam.

"Karena dari namanya, banyak customer kami yang suka daging. Begitu dengar namanya daging, pasti berpikir banyak nih dagingnya. Jadi pesan itu," ujar Jeo saat berbincang dalam acara media gathering Pizza Hut 35 Tahun Berbagi Bahagia Bersama Indonesia di Jakarta, Rabu (27/3).

Varian kedua, masyarakat Indonesia juga gemar menyantap pizza Super Supreme. Super Supreme merupakan pizza dari Pizza Hut yang berisi topping daging ayam dan sapi asap, daging sapi cincang, burger sapi, jamur, paprika merah dan paprika hijau.

"Super Supreme termasuk yang favorit," tambahnya.

Varian ketiga, masyarakat Indonesia juga menyukai Cheeseburger Pizza. Pilihan itu menawarkan taburan topping yaitu daging sapi cincang, daging sapi dan daging ayam asli yang berbumbu, keju cheddar, mozzarella, bawang bombay, tomat, saus tomat, mustard dan mayonnaise.

"Cheese burger itu yang khas kita dan favorit orang Indonesia. Di negara lain itu tak ada cheese burger," tambah Jeo.

Ia mengatakan masyarakat Indonesia sangat beragam dalam hal memilih varian pizza. Menurutnya, tiga Pizza itu merupakan yang terfavorit yang biasa dipesan masyarakat Indonesia.

"Jadi nomor 1, 2, 3 itu hampir sama. Jadi ada yang suka Super Supreme. Meat Lover itu gampang diinget. Orang Indonesia rata-rata suka daging ya," kata Jeo.

Pizza Hut Hadir di Indonesia pertama kali pada tahun 1984 dengan membuka restoran pertama di Gedung Djakarta Theatre, kemudian membuka restoran kedua di Pondok Indah tahun 1985.

Kemudian pada tahun 2000, gerai restoran perdana berpindah ke gedung Menara Cakrawala di area yang sama hingga sekarang.

Terhitung sejak tahun 1984 hadir di Indonesia, menu-menu Pizza Hut disukai dari generasi ke generasi. Diawali dengan signature pinggiran Pan Pizza yang hadir sejak pertama kali Pizza Hut di Indonesia tahun 1984, kemudian Stuffed Crust Keju (2003), Stuffed Crust Sosis (2004), Cheesybites (2007), Crown Crust (2009) dan Black Pan Pizza (2018).

Selain menu pizza, Pizza Hut juga menyajikan beragam menu spesial ala carte seperti pasta, nasi, fresh salad, hidangan pembuka dan penutup, dan aneka minuman.

Monday, September 2, 2019

BNI- JAL Travel & Expo di Jakarta, Tiket ke Jepang Mulai Rp 4,9 juta

Tokyo, Japan.

- Bank Negara Indonesia (BNI) dn Japal Airlines (JAL) menyelenggarakan Travel & Expo di Atrium Mal Kota Kasablanka, Jakarta dari 19-21 Juli 2019. Promo tiket pesawat, paket wista, dan akomodasi bisa kamu temui diTravel & Expo itu.

"Ini adalah rangkaian acara hut BNI ke 73. Kami dengan bangga bekerja sama dengan JAL. Selain tiket rute Jepang juga ada promo rute Amerika Utara dan Eropa," kata Direktur Bisnis Konsumer PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI Tambok P Setyawati di acara pembukaan BNI-JAL Travel Expo, Mal Kota Kasablanka, Jakarta, Jumat (19/7/2019).

Promo menarik diberikan untuk tiket pesawat JAl dari Jakarta ke Tokyo, Osaka, Nagoya, Fukuoka untuk keberangkatan sampai 15 Juli 2020.

Tiket JAL ke Jepang pulang pergi tersebut dijual dengan harga Rp 4,9 juta kelas ekonomi, Rp 11,8 juta untuk kelas premium ekonomi, dan Rp 16,9 juta. Harga tersebut belum termasuk promo.

Promo tambahan menarik adalah cashback sampai Rp 3,5 juta untuk pengguna kartu kredit, ib Hasanah, dan debit BNI dengan kuota terbatas, cicilan nol persen hingga 12 bulan, voucher travel Rp 200.000, tiket gratis ke Jepang, diskon tur, dan gratis voucher belanja.

Selain Travel Fair, event BNI Exponential dilengkapi dengan promo belanja fashion dan food and beverage di area Kota Kasablanka yang dapat dinikmati menggunakan beragam Kartu BNI.

Setelah melakukan transaksi di merchant fashion maupun food and beverage, pengguna Kartu BNI dapat melakukan redeem atas voucher belanja sampai Rp 200.000 dengan menukarkan struk transaksi di Booth Redemption yang ada di lokasi acara.

Penasaran dengan Harvard? Ikuti Tur Keliling Universitas Ternama Ini

Universitas Harvard di Amerika Serikat.

Baru-baru ini warganet dihebohkan dengan "kegalauan" penyanyi sekaligus aktris Indonesia, Maudy Ayunda. Ia mengunggahpostdi Instagram untuk menginformasikan bahwa dirinya diterima di dua universitas ternama dunia: Harvard University dan Stanford University.

Maudy Ayunda sebelum diterima sebagai mahasiswa di Universitas Harvard,Massachusetts, Amerika Serikat pernah berkunjung ke sana sebagai turis. Hal ini ia ungkapkan dalam unggahan foto di Instagram @maudyayunda.

"Beberapa hari lalu aku menerima surat penerimaan masuk Uuniversitas Harvard untuk gelar Magister Pendidikan. Aku sangat senang, tulisan singkat ini mungkin tidak dapat memuatnya. Rasanya begitu nyata, aku mundur ke momen dua tahun lalu. Ketika aku berjalan di jalanan yang terkena hujan menuju patung John Harvard. Turis dan pengunjung harus antre untuk berfoto di patung itu. Sambil menunggu giliran, aku melihat bangunan sekitar. Terpesona dengan aura yang begitu mengintimidasi dan itulah Harvard," tulis Maudy di penjelasan foto Instagram.

Dalam foto tersebut, Maudy duduk dibawah patung John Harvard. Tidaklah mustahil jika ingin berkunjung ke Harvardlayaknya Maudy, sekalipun tidak tercatat sebagai mahasiswa Harvard.

Harvard lewat halaman resminya membuka tur jalan kaki yang terbuka bagi umum. Pemandunya tak lain adalah mahasiswa Harvard sendiri.

Tur keliling Harvard dimulai dari Pusat Informasi Harvard, di Smith Campus Center. Peserta tur lantas akan dibawa keliling Harvard dengan berjalan kaki selama satu jam.

A few days ago, I received my acceptance to Harvard University for a Masters in Education. I was so happy a short caption would not do it justice. It felt surreal, and I was brought back to a moment two years ago, when I walked the rain-splattered steps towards John Harvards statue. Tourists and visitors had to line up to capture their moment alongside the statue, and while waiting for my turn - I looked around at the surrounding establishment, enraptured by the intimidating aura that was Harvard. Even in the humidity and rain, I was drawn to its red bricks and the promise of learning it had to offer. I am now engulfed in a multitude of emotions. Excitement, certainly. Gratitude, definitely. But most importantly, I am reminded once again that dreams, when broken down into concrete goals, become achievable plans. And that hard work and commitment to a vision, will reap results. See next post. ??

A post shared by Maudy Ayunda (@maudyayunda) on Mar 3, 2019 at 7:02pm PST

Pemandu akan menceritakan sejarah dari universitas, informasi umum, dan cerita dari sudut pandang mahasiswa yang merangkap jadi pemandu.

Peserta tur sama sekali tidak dipungut biaya, hanya diminta untuk berbusana rapi saat berada di kawasan kampus. Bagi yang ingin mengikuti tur keliling Harvard hanya perlu mencocokkan jadwal tur dan langsung datang. Jumlah peserta tur maksimal 35 orang.

Jika ingin datang berkelompok, lebih dari 15 orang dapat mendaftarkan di situs resmi tur Harvard.

Sedangkan bagi wisatawan yang ingin datang sendiri tanpa ingin dipandu juga diperbolehkan. Terdapat brosur panduan keliling Harvard yang tersedia dalam sembilan bahasa.

Harvard sendiri merupakan universitas terbaik di dunia versi Webometrics yang dibuka pada 1636. Universitas ini menjadi institusi perguruan tinggi tertua di Amerika Serikat. Lolos seleksi menjadi mahasiswa Harvard merupakan impian banyak orang.

2.500 Porsi Timlo Dibagikan di Solo Indonesia Culinary Festival 2019

Kuliner tradisional timlo Solo di SICF 2019 siap dibagikan kepada masyarakat, Kamis (4/4/2019).

Sebanyak 2.500 porsi kuliner timlo dibagikan pada gelaran Solo Indonesia Culinary Festival (SICF) 2019 di Benteng Vastenburg Solo, Jawa Tengah, Kamis (4/4/2019).

"Dengan mengangkat kuliner tradisional pada acara tahunan yang digelar oleh Pemerintah Kota Solo tersebut diharapkan mampu melestarikan warisan kuliner tradisional," ujar Ketua panitia SICF 2019, Daryono kepada wartawan, Kamis (4/4/2019).

Daryono mengatakan pihaknya mengangkat kuliner tradisonal juga untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Sampai dengan saat ini masih ada yang menyebut timlo adalah soto.

Sementara ribuan porsi menu timlo itu, merupakan hasil masakan para ibu-ibu dari Dapoer Tempo Doeloe dan para chef dari Indonesian Chef Association.

"Hari pertama ini kita sediakan menu timlo, sedangkan hari kedua nanti kita juga menyediakan 2.500 menu sosis Solo," katanya.

Menurut pantauan TribunSolo.com di lapangan, ribuan porsi timlo tersebut langsung ludes terbagikan dalam waktu tak kurang dari 30 menit saja.

Tampak antusiasme pengunjung sangat positif di hari pertama.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Solo, Hasta Gunawan, mengatakan dalam gelaran SICF 2019 banyak makanan tradisional dimasyarakatkan.

"Harapannya SICF 2019 dapat mengangkat potensi kuliner tradisional dan pariwisata Kota Solo," katanya.

Sunday, September 1, 2019

5 Rekomendasi Destinasi untuk Liburan Akhir Pekan di Bandung

Sejumlah anak saat bermain di jembatan layang Teras Cihampelas Bandung, Jawa Barat, Kamis (9/11/2017). Pemerintah Kota Bandung resmi memperkenalkan skywalk sekaligus ikon terbaru Kota Kembang itu pada Februari lalu dan diharapkan menjadi magnet bagi para pelancong, khususnya di kawasan sentra jins tersebut.

Bandung menjadi destinasi favorit warga Jabodebatek untuk ebrakhir pekan. Selain akses yang mudah, jarak yang cukup dekat, pilihan obyek wisata di Bandung juga beragam.

Jika punya bujet yag tipis, di Bandung ada banyak obeyk wisata dengan tiket murah bahkan gratis. Berikut adalah lima rekomendasi obeyk wisata murah untuk akhir pekan di Bandung sesuai rekomendasi Tiket.com.

Di museum ini, pengunjung dapat melihat memorabilia negara-negara di kawasan Asia dan Afrika dalam melawan penjajahan. Salah satu ruangan yang menjadi favorit para pengunjung, tentu saja ruang konferensi dengan deretan bangku dan mimbar, yang membuat seolah kita kembali pada saat penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika di tahun 1955.

Cukup mengisi buku tamu dan tidak dipungut biaya, pengunjung bisa menjelajahi museum bersejarah ini sampai puas. Museum ini beralamat di Jalan Asia Afrika Nomor 65, Braga. Museum buka setiap hari dari pukul 09.00-16.00 WIB, kecuali Senin libur. .

Lapangan alun-alun terletak di pelataran Masjid Raya Bandung. Lapangan dengan rumput sintetis ini merupakan favorit warga dan wisatawan. Pengunjung bisa puas bermain dan berfoto di tempat ini. Tidak dipungut biaya untuk masuk ke dalamnya, tapi segala jenis alas kaki seperti sandal dan sepatu wajib dilepas.

Taman Tematik terletak di kawasan Balai Kota Bandung, terdapat aneka taman tematik dengan aneka fasilitas yang menarik. Ada beberapa taman di kawasan ini, yaitu Taman Sejarah, Taman Labirin, Taman Badak dan Taman Dewi Sartika.

Hal yang menarik, di kawasan ini terdapat kolam dangkal dengan air yang jernih dan bersih, dan pastinya menjadi favorit anak-anak untuk bermain. Selain itu, taman-taman ini juga dilengkapi dengan free Wi-fi.

Jika ingin membeli aneka suvenir atau mencicipi aneka kuliner lezat khas Bandung, bisa ditemukan di Teras Cihampelas. Teras Cihampelas memang difungsikan untuk menampung para pedagang kaki lima yang sebelumnya berjualan di pinggir jalan.

Skybridge yang membentang di atas jalan Cihampelas ini, juga memiliki aneka spot foto yang menarik. Di beberapa spot juga terdapat live music dari para musisi jalanan yang kreatif. Beberapa kafe dan toko di sepanjang jalan Cihampelas juga sudah membuka akses agar dapat langsung di masuki dari Teras Cihampelas.

Bagi pengunjungan yang ingin menghirup udara segar dan menjauhkan diri dari kebisingan, bisa datang ke hutan kota ini. Di hutan kota ini, terdapat skybridge yang membentang di sepanjang area hutan yang memudahkan pengunjung untuk menjelajahi kawasan ini.

Area parkirnya cukup luas, dan tidak perlu khawatir jika tidak membawa kendaraan pribadi karena area ini juga dilewati oleh kendaraan umum.

Selain kawasan di atas, sebetulnya masih banyak obyek wisata menarik di Bandung yang dapat diakses oleh wisatawan. Ada Museum Gedung Sate, Bandung Planning Gallety, Teras Cikapundung dan masih banyak lagi.

HUT Kementerian BUMN, Tiket Garuda Indonesia Diskon sampai 50 Persen

Garuda Indonesia

Garuda Indonesia memberikan diskon tarif tiket penerbangan hingga 50 persen untuk seluruh rute penerbangan domestik. Diskon ini diberikan dalam rangka menyambut HUT Ke-21 Kementerian BUMN yang dikemas dalam acara Garuda Indonesia Online Travel Festival.

Tiket dengan promo diskon 50 persen tersebut dapat dibeli mulai 31 Maret hingga 13 Mei 2019 untuk saluran penjualan Online Travel Agent (OTA), aplikasi mobile apps, Linkaja, dan situs resmi www.garuda-indonesia.com.

Garuda Indonesia mengimbau konsumen untuk melakukan pemesanan tiket jauh hari sebelum keberangkatan untuk mendapatkan tarif promo tersebut.

Direktur Niaga Garuda Indonesia Pikri Ilham Kurniansyah lewat siaran pers yang diterima KompasTravel, Kamis (28/3/2019), mengungkapkan bahwa penawaran diskon tarif tiket pesawat hingga 50 persen tersebut juga bagian dari dukungan Garuda Indonesia bagi seluruh masyarakat dalam menunjang pergerakan perekonomian nasional khususnya sektor pariwisata, UMKM, hingga industri logistik nasional.

"Kami akan terus memastikan bahwa penurunan harga menjadi komitmen berkelanjutan Garuda Indonesia dalam menyediakan pelayanan maskapai bintang 5 dengan tarif yang kompetitif sehingga dapat menjangkau seluruh masyarakat Indonesia," kata Pikri.

Pikri menambahkan aspirasi dari berbagai pihak khususnya sektor industri perhotelan maupun pariwisata akan ditampung dengan baik oleh pihak Garuda Indonesia.

Dia berkomitmen untuk memperhatikan kepentingan internal perusahaan dan aspek kepentingan nasional secara berdampingan dalam setiap pengambilan keputusan, termasuk penentuan harga tiket.

"Kami juga mengimbau maskapai penerbangan lainnya agar mengikuti langkah kami dan turut memberikan harga diskon tiket penerbangan pada sektor sektor lain untuk semakin meningkatkan perekonomian masyarakat," kata Pikri.

FMI Tawarkan Pelatihan Mendaki Gunung untuk Komunitas Pendaki

Calon anggota Mapala UI berlatih ilmu mendaki gunung di Lembah Mandalawangi Gunung Pangrango, Jawa Barat.

- Beberapa dekade silam, aktivitas mendaki gunung identik dengan kegiatan anggota komunitas pencinta alam. Akses informasi yang belum terbuka pada waktu itu, membuat pendakian gunung ibarat hobi segelintir orang saja.

Padahal, pendakian gunung merupakan salah satu olahraga ekstrem yang membutuhkan kepiawaian tersendiri. Kemampuan-kemampuan dasar seperti manajemen perjalanan, navigasi, dan cara survival sesungguhnya diperlukan oleh pendaki guna mengantisipasi titik rawan kecelakaan di alam bebas.

Seiring dengan terbukanya akses informasi, pendakian gunung pun mulai digandrungi oleh kalangan umum. Alhasil, tak semua pendaki hari ini pernah mencicipi pendidikan dasar bergiat di alam bebas melalui komunitas pencinta alam.

Lantas, bagaimana cara agar pendaki hari ini juga bisa turut dibekali kemampuan dasar mendaki?

Salah satu caranya ialah mengikuti pendidikan dan pelatihan dasar melalui Federasi Mountaineering Indonesia (FMI). Wisnu Wiryawan,Pengurus Pusat Bidang Keselamatan FMI mendapat bahwa langkah ini tergolong mudah. Ia menyebut, para pendaki "amatir" tinggal membentuk komunitas dengan struktur sederhana, lalu mendaftar pelatihan yang nantinya diadakan oleh FMI.

"Ini untuk menjawab pendaki amatir. FMI sendiri nanti membuat standar kurikulum diklatnya. Penerapannya ke komunitas-komunitas yang nanti dengan sendirinya menjadi anggota FMI," kata Wisnu saat ditemui KompasTravel di gelaran Indofest 2019, Kamis (7/3/2019).


"Kasarnya, komunitasmu punya standar kompetensi mountaineering nggak? Kalo nggak, ya propose diklat, misalnya tentang navigasi dasar, survival, oke. Nanti FMI akan mengeluarkan sertifikat pelatihannya," imbuhnya.

Wisnu melanjutkan, sertifikat pelatihan ini penting sebagai ukuran kompetensi para pendaki. Ditambah jika nanti kewajiban pemakaian jasa pemandu telah ditetapkan di sejumlah taman nasional.

Selain dibekali dengan pengetahuan dasar mountaineering, komunitas pun akan terdaftar sebagai anggota FMI.

"Dengan itu, otomatis kamu akan memenuhi standar. Ketika naik gunung, ini lho kartu saya, saya anggota FMI dari komunitas X. Oke, kamu nggak perlu pakai guide," Wisnu mencontohkan.

Wisnu mengklaim jika member FMI saat ini sudah ada di 12 provinsi dan menunggu proses provinsi-provinsi lain dalam pembentukannya. Meski begitu, dibutuhkan sosialisasi yang lebih gencar demi menumbuhkan kesadaran para pendaki mengenai hal ini.